Apa itu MMM ?? Bagaimana Systemnya ?? Lihat Video Di Bawah ini ( Penting)

Testimoni Para Member

Mari Kita Buktikan Bahwa MMM Mensejahterakan Masyarakat….
Tulis Testimoni anda di http://testimonimmm.com/
Sebarkan …. Dan Posting di semua SOCIAL NETWORK
 

Perubahan yg lebih baik

Kabar Gembira dari
Perlahan namun PASTI, MMM terus berusaha memberikan yang terbaik untuk kita semua.
Applause untuk CRO & TEAM IT atas kinerja mengatasi semua problem selama bbrp waktu kmrn.
1) Server MMM telah di upgrade lebih besar ,Saat ini jauh lebih lancar & kencang
2) MMM bbrp hari ini diliput media, dr sisi negatif maupun positif. Rapatkan barisan‬ tetap Positif, Karena KITA yakin kita benar, Kita yakin MMM adlh sebuah sistem terbaik u/ kesejahteraan bersama.
3) Fake ID abal2 telah diblock permanent CRO.
4) GH blm masuk ditunggu, software dispatcher akan sll mencarikan jodoh utk anda  ,  (SAMPAI GH ANDA COMPLETED – JADI TENANG SAJA )
5) Dalam bbrp hari kedepan, akan ditampilkan member MMM yg beruntung tlh memenangkan 3 Mobil dan 5 Motor pd kontes periode pertama tahun ini
6) Mulai 8 Agustus ada spesial promotion :
“THE BEST WEBINAR SPEAKER” dengan 3 Pemenang @ $500.
Caranya
a) Persiapkan diri anda utk buat webinar online sendiri
b) Sampaikan di forum facebook 1 hari sebelum anda LIVE
c) Pergunakan HOTCONFERENCE atau YOUTUBEWEBINAR
d) Rekam dan Upload conference anda di youtube
e) Hasil conference anda akan ditayangkan di mmmasia.me
f) Pemenang ditentukan dari jumlah “Viewers” youtube anda
7) Setiap bbrp bulan MMM mengadakan super promotion ,Dari kontes Photo, Video, Like & Share, Conference
Kontes Provide Help, Kontes Team Terbaik, Manager Terbaik
Dan saat ini ada SPECIAL PROMOTION
Berlaku 8 – 21 Agustus 2014:
Utk anda yang Provide Help diatas 5 Juta Rupiah,mendapatkan 1 Kupon undian.
Setiap orang boleh ikut lebih dari 1 Akun.
Semakin byk akun PH, semakin besar kesempatan menang , HADIAH SEBESAR $40.000, utk 10 org @40jt.
Belum join MMM? Silahkan gabung bersama kami:
TEAM sukses kami akan membantu kita semua mencapai kesuksesan bersama2.
The Power Of Giving.LLMMM
 

MMM Masuk KOMPAS.com (2)

Uang Nikah Pun Dipakai Arisan MMM

Rabu, 6 Agustus 2014 | 10:52 WIB
Shutterstock Ilustrasi

Baca juga


JAKARTA, KOMPAS.com - Geliat arisan MMM ini membuat orang bertindak seakan tidak ada hari esok. Mereka mau mengorbankan apa saja. Beruntung sampai saat ini arisan MMM masih lancar.
Akbar Epul (26), pegawai sebuah kementerian di Jakarta, nekad memakai uang untuk nikah sebesar Rp 50 Juta. Padahal uang itu patungan antara istri dan dirinya. Lalu ada pula uang orangtua mereka masing-masing disitu. Tapi rekening itu dipegang Epul, makanya ia bisa menggunakannya.

Dia membuat lima akun dengan besaran uang masing-masing Rp 10 Juta. Setelah menghasilkan Rp 20 Juta, dia kemudian menarik uang Rp 50 Juta untuk menikah itu.

Selanjutnya dia membuat empat akun baru. Masing-masing Ia siapkan uang Rp 5 Juta untuk mentransfer dana ke rekening yang tak Ia kenal pemiliknya. Epul mengaku masa bodoh dengan nasib uang Rp 20 Juta itu. Kini setiap bulan Epul menarik uang Rp enam juta dari empat akun MMM yang dia miliki.

Uang memang bisa membutakan segalanya. Arisan MMM juga membutakan sejumlah PNS. Salah satunya Solihin (30), dia bekerja disebuah kementerian di Jakarta.

Sementara Solihin menjual mobil Toyota Avanzanya, untuk mengikuti MMM. Sampai kini Solihin sudah nyaris setahun ikut MMM.

Padahal mobil itu ia beli dari pinjaman bank. Dia meminjam Rp 80 Juta ke bank untuk membeli mobil itu. Sisanya Ia tambahkan dari tabungan dia dan istrinya untuk melunasi mobil tersebut. Sehingga Ia hanya mencicil Rp 1,5 Juta per bulan selama delapan tahun ke bank.

Tapi belum sampai satu tahun, lantaran tergiur MMM, Solihin memilih menjual mobilnya. Dia menjualnya hanya Rp 100 Juta, jauh dari harga pasaran Avanza yang masih Rp 150 Juta. Uang penjualan mobil itu seluruhnya ditanamkan pada MMM. Dia membuat sepuluh akun dari uang Rp 100 Juta. Sebab dia ingin cepat mendapat dana segar untuk ikut MMM. Akibat ulah Solihin, istrinya sempat ngamuk. Tapi kemudian jadi tersenyum setelah semuanya kembali.

 “Saya cuma pikir begini. Saya tak punya kemampuan berbisnis, lagi pula tak ada waktu. Kemudian setiap bulan saya mencicil Rp 1,5 Juta akibat pinjaman ke bank. Itupun urunan dengan istri. Jadi tak berat sebenarnya. Makanya kalaupun uang seratus juta itu lenyap akibat MMM, saya tak akan terlalu rugi. Saya masih tetap hidup kok dan pasti lancar-lancar saja sampai tua. Makanya saya berani memasukkan semuanya untuk ikut ke MMM,” kata Solihin.

Solihin mengaku sempat panik begitu seluruh uang sebesar Rp 100 Juta itu ditransfer ke orang-orang yang tak ia kenal. Ia merasa bodoh, tambah lagi istrinya marah-marah nyaris setiap malam.

Akibatnya selama sebulan pertama ikut MMM Solihin kehilangan nafsu makan. Lalu kerja di kantor pun jadi tak konsentrasi. Untung teman-temannya sudah banyak yang ikut dan meraih untung, makanya kekhawatirannya mereda. 

Berikutnya dalam lima bulan uang Solihin kembali berlipat-lipat. Dia mendapat Rp 150 Juta hanya dari bunga 30 persen di lima bulan pertama.

Sampai disitu sifat "masih kurang" Solihin muncul. Bukannya mengamankan uang, Ia justru membuat lima akun lagi. Sehingga dia memiliki 15 akun MMM.

Tiga bulan sesudahnya atau delapan bulan sesudah Ia ikut MMM pertama kali, baru dia sadar. Ketika itu Ia sudah mengumpulkan uang sebesar Rp 240 Juta hanya dari bunga MMM saja.

Selanjutnya dia memilih mengamankan uang sebesar Rp 100 Juta yang jadi modal awal. Tapi lebih dari separuhnya oleh Solihin uang itu Ia pakai untuk menutup utang di bank sebesar Rp 60 Juta. Kemudian sisanya Ia masukkan tabungan. Sedangkan uang sebesar Rp 240 Juta yang Ia dapat dari bunga MMM, separuhnya Ia pakai membeli mobil. Lalu Rp 100 Juta Ia mainkan kembali di MMM. Selama dua bulan ini dia sudah mendapat Rp 60 Juta lagi.

“Mungkin seratus juta itu akan saya pakai terus untuk ikut MMM. Tak akan saya tarik. Lagipula itu uang yang saya dapat dari bermain MMM. Jadi kalau hilang ya biarkan saja. Lagipula saya terus menarik untung,” kata Solihin. (Theo Yonathan Simon Laturiuw)
 

MMM Masuk KOMPAS.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Segala cara dilakukan untuk mendapatkan uang. Kini muncul semacam ‘investasi’ keuangan dengan bunga 30 persen per bulan. Artinya dengan uang sebesar Rp 10 Juta saja seseorang sudah mendapat bunga Rp 3 Juta per bulan. Tanpa perlu melakukan usaha apapun.

Di Indonesia ini disebut Manusia Membantu Manusia (MMM). Tapi nama sebenarnya adalah Mavrodi Mondial Moneybook (MMM). Selama dua tahun berjalan, belum ada anggotanya mengeluh rugi. Di MMM anggotanya tak menyetor uang ke satu rekening perusahaan.

Tapi mereka hanya membuat akun di website MMM dengan dana ‘investasi’ yang mereka inginkan. Dana itu kemudian hanya tercatat di akun itu. Sementara uangnya tetap berada di rekening masing-masing anggota.

Setelah itu dalam tiga atau lima hari sistem MMM akan memerintahkan anggota mentransfer uang. Tapi uang ditransfer langsung ke rekening orang yang telah ditentukan sistem MMM. Setelah uang ditransfer dan penerimanya melakukan konfirmasi bahwa telah menerima dana tersebut melalui akun, maka anggota yang tadinya mentransfer akan mendapat giliran ditransfer uang pada bulan depannya. Tentunya dengan tambahan bunga 30 persen.

Di MMM satu akun maksimal berisi uang Rp 10 Juta dan minimal Rp 1 Juta. Apabila ingin lebih, maka harus membuat akun baru. Pada dasarnya anggota boleh memiliki lebih dari satu akun asalkan dia membuatnya dengan email berbeda.

Arisan MMM ini membuat sebagian orang yang mengikutinya jadi banyak duit mendadak. Inipula yang dialami Novri Wardana (28).

Sepulang bekerja Wardana lekas membuka laptopnya, Kamis (17/7/2014) malam di rumahnya di Depok, Jawa Barat. Celana kerjanya masih menempel, baju seragamnya sudah Ia lepas dan tersisa kaus dalam saja. Lalu sambil melahap nasi gila lelaki berambut cepak ini memelototi layar laptop.

Dia adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu kementerian. “Ojo (jangan) disebut instansinya apa, ndak enak nanti,” kata Wardana. Dia baru ikut MMM selama enam bulan. Tapi sudah mendapat uang Rp 30 Juta dari MMM.

Lima bulan lalu dia tak percaya saat atasannya menawarkan. Tapi kemudian setuju membuat akun dengan dana awal Rp 5 Juta. “Pertama kali disuruh transfer uang ke orang yang sama sekali nggak gue kenal, tau ga, gue galau habis transfer uang,” kata Wardana kepada Warta Kota sambil cekikikan.

Namun kepercayaannya muncul begitu rekeningnya masuk uang sebesar Rp 6,5 Juta bulan depannya. Dia lekas membuat lima akun. Setiap akun Ia isi uang Rp 10 Juta. Totalnya Ia memasang Rp 50 Juta. Dari situlah selama dua bulan Ia melipatgandakan uangnya sampai memiliki Rp 35 juta dari bunga dan bonus MMM.

Rupanya, kata Wardana, dengan membuat lima akun baru dan meninggalkan akun pertamanya yang hanya berisi Rp 5 Juta, dia mendapat bonus 10 persen dari lima akun baru yang Ia buat sendiri. Makanya dari membuat akun baru saja dia sudah mendapat uang Rp 5 Juta, karena setiap akun baru diisi uang Rp 10 Juta.

Setelah itu Wardana menyelamatkan uang hasil kerja sebesar Rp 50 Juta yang Ia mainkan di MMM. Dia memilih menyimpan uang itu dalam bentuk tabungan. Sekarang Ia hanya memiliki empat akun. Tiga akun Ia sediakan Rp 10 Juta dan satu akun Ia isi Rp 5 Juta. Seluruhnya adalah hasil bermain di MMM. “Jadi mau uang tiga puluh juta itu hilang saya tak lagi peduli. Biarkan uang itu berputar disitu,” kata Wardana.

Dari situ Ia mendapat pemasukan Rp 10 Juta tiap bulan dan sudah Ia rasakan tiga bulan berikutnya sejak Ia mengamankan uang Rp 50 Juta hasil kerjanya. Kini uang gajinya sebagai PNS utuh tak tersentuh. (Theo Yonathan Simon Laturiuw)
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Dahsyatnya MMM - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger